Sebuah Cinta Untuk Palestina


Surat cinta untuk palestinaSerangan Israel terhadap kapal kemanusiaan yang akan menuju ke Palestina memang bukan suatu tindakan kemanusiaan. Banyak kecaman-kecaman dan aksi demontrasi negara-negara di dunia yang mengutuk tindakan tersebut termasuk Indonesia. Serangan itu terhadap misi kemanusiaan alasannya untuk mencegah bantuan kemanusiaan terhadap rakyat Palestina yang selalu berjuang untuk memperjuangkan tanah airnya.Sungguh perbuatan yang keji bagi Israel.

Di Indonesia sendiri, dukungan rasa cinta untuk palestina sangat tinggi. Banyak demontrasi yang mengecam Israel, aksi soladiritas kemanusiaan untuk Palestina, hingga mengirimkan tim medis menuju tanah Palestina langsung.

Saya jadi teringat kembali mengenai seorang rapper ebiet A yang membuat lagu mengenai Palestina. Lagu yang dinyanyikan beraliran Rap. Adapun judulnya yaitu Sebuah Cinta Untuk Palestina. Ternyata koleksi lagu ini masih tersimpan di Laptop saya. Adapun lirik lagu ini seperti berikut :

mudah mudahan surat cinta ini
bisa lebih memotivasi diri kita
untuk lebih peduli kepada sodara sodara kita

tersebutlah seorang bocah berumur 7 tahun
yang sedang terduduk tersungkur di sudut jalan pinggir bangunan
bangunan bangunan yang sudah tidak layak menjadi tempat hunian
kedua telapak tangannya berusaha sekuat tenaga menutup daun telinga
dari suara suara senjata yang tak pernah reda

senjata yang telah merenggut nyawa kedua orang tua
senjata yang telah menghilangkan nyawa sodara sodari yang tercinta
senjata yang telah membuat bangunan rumahnya hampir rata
senjata yang selalu membuatnya trauma trauma dan trauma
di sebuah negara bernama PALESTINA

Abdhurah kecil bocah yang selalu menggigil
kala deru suara peluru terdengar dari seluruh penjuru
dalam benaknya sempat terlintas tanya
apakah perang dan kekejamannya akan berakhir
atau inikah kesempatan hidup dia yang terakhir

Allah yang maha melihat
maha mendengar maha mengetahui
segala sesuatu untuk hidupku, untuk hidupmu, untuk hidup kita

Abdhurah pun mencoba berdiri
mencoba menghampiri tempat berlindung yang lebih kokoh berdiri
setapak demi setapak Adhurah mencoba beranjak
namun lagi lagi dia tersentak
dengan lesatan peluru yang bisa membuat kepalanya retak
Abdhurah merasa nafasnya semakin sesak dan semakin sesak
apakah ini akhir dari segalanya
apakah ini akhir dari hidupnya

Terlihat di sekelilingnya darah segar yang mulai mengering
darah yang sama ketika Abdhurah menjadi saksi
keluarganya terluka terambil nyawa
darah keluarga yang menurut dia tak berdosa
Abdhurah mencoba bertahan dengan gontai berjalan
akankah aku seperti itu atau akankah ada sodara sodaraku datang membantu
Adhurah hanya tersedu sambil menahan sakit dari peluru
yang bersarang tepat di bahu dan dagu

setelah peluru terakhir tepat mengenai dadanya
Abdhurahpun tidak bisa berkata
dia hanya bisa berdoa
doa yang tak terucap dengan keluarnya kata
doa yang hanya dilakukan dengan isyarat mata
Allahuakbar…..
wahai tuhanku jadikanlah aku anak palestina terakhir
yang menjadi korban kekejaman penindasan

Melalui lirik ini aku juga cinta kepadamu Palestina. Karena kau adalah Saudaraku sendiri.

7 thoughts on “Sebuah Cinta Untuk Palestina

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s