In Memoriam Gesang


Negeri ini kembali berduka. Innalillahi wa inna ilaihi roji’un. Sang Maestro Keroncong Indonesia, Gesang Martohartono, sapaannya yang dipanggil dengan mbah Gesang telah dipanggil oleh yang Maha Kuasa. Beliau meninggal dalam usia yang ke-92 tahun di rumah sakit PKU Muhammadiyah Solo. Semoga mbah Gesang mendapatkan tempat yang terbaik di sisi-Nya. Amiin.

Banyak karya-karya mbah Gesang dalam lagu keroncong. Tentu saja anda mengenal langgem Bengawan Solo, Jembatan Merah dan lagu Caping Gunung. itu merupakan beberapa karya Mbah Gesang yang cukup terkenal. Bahkan lagu Bengawan Solo terkenal sampai ke luar negeri termasuk Jepang, China. Bahkan lagu bengawan Solo pernah dialih bahasakan kedalam 13 Bahasa. Mbah Gesang juga pernah mendapatkan penghargaan kehormatan dari kaisar Jepang.

Saya sendiri juga senang mendengarkan lagu-lagu ciptaan dari Mbah Gesang, apalagi lagunya Bengawan Solo. Alunan langgam musik keroncong, musik asli Indonesia yang membuat suasana menjadi tenang.Selamat jalan Mbah Gesang. Walaupun engkau telah tiada namun karyamu akan abadi dikenang.

4 thoughts on “In Memoriam Gesang

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s