City Walk Solo


City walk SoloMinggu sore (7/02/2010), Saya menyusuri City Walk Solo dengan jalan kaki bersama komunitas Blogger Bengawan. Menikmati bangunan-bangunan yang mempunyai sejarah di Solo. Berjalan di tengah hijaunya pohon  dan taman sepanjang jalan. Melewati trotoar-trotoar yang lebar dan tertata dengan rapi. Suasana yang menyenangkan hingga senja telah berlalu. Melihat berbagai karakteristik orang yang lewat dan beraktivitas di sepanjang trotoar.

City Walk merupakan salah satu ruang publik bebas bagi warga kota berada. Sebuah Pedestrian yang tentu hanya boleh dilewati bagi pejalan kaki dan pengendara sepeda. Setiap orang berhak untuk menikmatinya dengan gratis. Apalagi City walk dapat digunakan sebagai tempat hiburan dan melepas stress dari berbagai aktivitas hidup. City walk memiliki peranan besar bagi manusia sebagai mahkluk sosial. Di jalan, masyarakat  dapat  untuk melihat manusia lain dalam berinteraksi.

City walk Solo terletak di koridor sebelah kanan sepanjang jalan Slamet Riyadi. Mulai dari  Purwosari sampai  Benteng Vastenburg dan pasar Gede. Kawasan Slamet Riyadi adalah salah satu aset yang dibanggakan oleh masyarakat Solo. Kawasan tersebut merupakan suatu kawasan yang memiliki unsur budaya yang melekat pada jati diri kota Solo karena banyak warisan bangunan yang bernilai sejarah. kawasan Loji Gandrung,  Sriwedari, Museum Radya Pustaka, Museum Batik Kuno Danarhadi, Kawasan Ngarsopuran Mangkunegaran, Kampung batik Kauman , Gladhag, Alun-Alun Utara, Masjid Agung Solo, kawasan keraton Kasunanan, benteng Vastenburg. Tidak hanya bangunan bersejarah. Area pertokoan dan pusat belanja juga banyak terdapat di Slamet Riyadi. Solo Grand Mall, Pusat Grosir Solo dll.

City Walk Solo merupakan tempat yang bagus untuk jalan-jalan dan menikmati keindahan kota Solo. Banyak fasilitas yang disediakan untuk memanjakan para pejalan kaki. Taman-taman kota menghiasi sepanjang City Walk. Ada tempat duduk yang disediakan bagi yang ingin sekedar melepas lelah karena jalan kaki atau ingin duduk sambil menikmati indahnya kota Solo. Bagi yang punya laptop bisa juga merasakan koneksi internet melalui titik-titik hotspot sepanjang City Walk. Namun yang paling seru adalah di samping City Walk terdapat jalur kereta uap wisata Solo dengan nama “Sepur Klutuk Jaladara”. Tentunya menjadikan suasana menjadi istimewa.

Yang namanya Fasilitas umum pasti juga tidak lepas dari kegiatan pengrusakan dan vandalisme. Hal ini terbukti saat jalan-jalan di sana banyak ditemukan tempat sampah yang sudah tidak dapat dipakai lagi karena dasarnya jebol. Menginjak rumput dan perusakan taman, dan penggunaan City Walk untuk jalur motor dan mobil. Bagaimana menurut anda ?? 😀

~wibisono~

foto dari : masiqbal

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s